Powered By Blogger

Selasa, 24 September 2013

Tentang Kau dan Dia II


 Takdir kita
Vilyhe Vaytha
 ,,,sambungan,,,

   Sesampai di RS, dia langsung menerobos banyak orang untuk menghampiriku.
       “aku disini beb,,,,” ucapnya dengan suara serak bercampur bahagia. Tetapi yang ditemuinya masih bermain dengan alam mimpinya.
   Malamnya, pukul 23.09 wib, aku kembali mengigo memanggil Icanth dengan mengeluarkan air mata. Anthony yang kuberi nama Icanth langsung menghampiriku.
   Melihatnya, mama dan mamanya mengusap pundaknya memberi dia semangat.
   Paginya, pukul 01.29 wib, aku mengigo lagi memangil dia.
Anthony yang tak bisa menutup matanya langsung menjawab panggilannku. Meski jawaban itu tak berespon.
       “aku disini hasian, bangunlah aku tak ingin kehilanganmu!” ucapnya sambil menagis. “Vayta,,, jangan siksa aku dengan begini. Tuhan bangunkan dia untuk kucintai. Aku sayang dia. Bangulah sayang,,,,,,” lanjutnya.
   Tetapi aku masih terlelap dan terlelap. Terjebak dalam mimpi panjang yang tak ku tahu sampai kapan akan usai.
   Paginya, pukul 04.16 wib, aku pun terbangun dari mimpi panjang yang melelahkan itu. Ku dapati Anthony sedang mengengam tanganku.Dan saat ku tarik tanganku, dia pun terbangun.
       “Vayta,,,,,,!!!!” ucapnya tak percaya.
   Aku hanya tersenyum, dia semakin bingung tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Untuk menyakinkan apa yang dilihatnya, di membangunkan mama dan mamanya.
       “ma,,, mama apakah aku sedang bermimpi?” tanyanya pada mamanya.
       “ada apa nak?” Tanya mamanya heran.
       “nantulang,, aku tidak bermimpi kan…!!!!”
       “tidak nak,,” jawab mama
       “Vayta ma, nantulang!”
   Mama langsung menghampiriku, dan yang lain pada bangun.
Mereka menangis terharu melihat aku sudah terbagun. Dan beberapa menit kemudian dokter datang memeriksa keadaanku. Anthony langsung menelfon Fizu kawan-kawannya, setelah dokter menyarankan aku untuk istirahat lagi.
   Esok paginya Fizu dan Atha datang ke RS.Dan dokter menyarankan kalau besoknya aku sudah bisa pulang berhubung lukaku tidak ada yang serius.
   Sorenya, setelah para pengunjung dan wartawan pada pulang, papa Agus pun menceritakan semuanya.
   Agus, putranya meninggal, karena livernya kambuh. Dia menitipkan kotak dan sebuah surat untukku dan Anthony. Dan papa Agus menyerahkannya padaku.
   Ku buka dan ku baca isi surat itu dengan linangan air mata.
  Vayta ,,, ku tahu ini sangat berat bagimu. Maafkan aku Vay,,,, jujur aku tak pernah membencimu ataupun marah padamu selama ini. Aku sayang padamu Vay,,, sejak pertama kali aku mengenalmu.
  Aku amat bahagia ketika keluargaku mengetahui aku sayang padamu. Apalagi sewaktu kamu bilang kamu sayang padaku.
  Sebenarnya aku ingin sekali mengatakan aku juga menyayangimu, tetapi aku tak berani menentang jarak diantara kita. Kau jauh dan aku tak ingin jauh darimu.
  Vay,,, aku amat senang ketika kamu datang ke Poltabes, meski waktu itu aku kalah tes, tetapi kebahagiaanku adalah dirimu. Semangatku adalah dirimu.
  Vay,,, aku juga amat bahagia ketika keluargamu tidak melarangku sayang padamu. Dan aku masih ingat perkataan nantulang waktu itu, aku harus jadi anak yang berhasil.
  Vay,,, makasih juga buat kebaikan, ketulusan, bahkan pengorbananmu untukku. Dan aku juga berterimakasih atas kehadiranmu saat ultahku yang ke-17. Aku tahu kamu adalah yang abadi dihatiku.
  Vay,,, maafkan aku atas kesalahanku telah pergi dengan yang lain. Aku benar-benar cemburu melihatmu dengan yang lain. Dan maafkan juga dengan semua perkataan mama yang telah membuatmu tersinggung.
Dan ampuni aku untuk semua air matamu yang mengalir karenaku.
  Vay,,, Anthony adalah orang yang benar-benar sayang kamu, aku salut padanya. Aku tahu dia tak akan mengecewakanmu seperti aku,,
  Berbahagialah dengannya Vay, aku tak bisa bersama kalian, melihatmu tersenyum bahagia selamanya
  Vay,,, aku tahu, kamu lagi sakit, cepat berobat hasian ni si Anthony, disini ada cek, gunakan untuk biaya berobatmu.
  Anthony,,, aku tahu kamu sayang dia dik,,, jagalah dia, jangan pernah membuatnya kecewa okey,,,
  Aku tahu dari perjumpaan kita, dua minggu lalu. Mungkin kamu tak menyangka kalau kita mencintai wanita yang sama. Dan kamu juga ngak menyangka kan, mengapa kamu bisa seterbuka itu kepadaku. Mungkin itulah rencana Tuhan itu dik. Dan aku benar-benar cemburu padamu dik. Aku juga amat menyesal, pernah membuatnya bersedih,,,
  Dik,,, jaga dia baik-baik yahhh,,,,
Oh yeahhh,,,, nanti tolong kalian tanamkan pohon cemara di samping makamku.
Semoga kalian bahagia. Tuhan beserta kalian.
I love U, Vayta,, you always in my heart,,
Agus Frans

   Air mataku mengalir membaca isi suratnya itu, begitu juga dengan Anthony. Ku usap air matanya dan dia pun langsung memelukku amat erat.
   Dua hari kemudian kami pulang ke kampungku, sekalian ziarah ke makamnya.Tetapi sebelumnya Anthony minta izin pada mamanya dan merestuinya.
   Esoknya, kami ziarah ke makamnya.
   Disana kami temukan segunduk tanah yang masih basah. Dan disana juga ku temukan sebuah batu nisan bertuliskan AGUS FRANS. Tubuhku lemah tak berdaya menemukan kenyataan yang tak pernah ku bayangkan sebelumnya. Rasanya mimpi itu teramat berat ku terima. Ternyata kami sudah berbeda, jauh,,, amat jauh berbeda.
   Usai berdoa, kami pun menanamkan pohon cemara didekat makamnya. Saat menanamkannya ku bisikkan kata-kata penguat hati melepas kepergiannya.
       “Gus,,,tenanglah disana, aku sudah bahagia dengannya” ucapku lesu.
       “bang,,, aku akan menjaga Vayta untuk cinta kita padanya,,, tenanglah abang disana,,,”
   Ku peluk Anthony di depan makamnya, ku terisak menahan sesak hatiku. Karena jerit hatiku melumpuhkan ragaku.
Ohh,,, cinta, cinta, cinta,,,,,
   Sebenarnya ada berapa orang cinta sejati itu???
   Aghhh,,,, kau dan dia hanya ada dalam satu cinta di hati ini,,, ini takdir,,, dan tak mungkin kita elak.
   Selamat tinggal Agus, kita telah berbeda, terimakasih untuk semua pelangi  yang pernah kau lukis di hatiku.
   Cerita tentangmu akan selalu pengiring cinta nyata itu, cinta aku dan Anthony, orang yang telah kau pilih tuk menitipkan cintamu untukku.
THE END

10 komentar:

  1. Sambungan dari yang mana nya nih kak..??

    Saya punya usulan satu nih kak..

    Di ganti dong warna background post auter nya.. Soalnya susah ngebaca nya ni kak.. Hehee.. Peace..


    Kijimuna Thakeru

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebelum ini sudah ada yg di tampilkan bg,,,

      okey mksih atas sarannya, saya akan mengganti backgroundnya..

      Hapus
    2. Owh Gitu Ya.. Berarti Dah Telat Saya Bacanya Ya.. Hhmm..
      :)
      Heheheee..
      Iya Deh,, Sama-Sama..

      Hapus
  2. Balasan
    1. Owh,, Bukannya Gitu,, Tapi Saya Juga Baru Nemuin Kamu Share Post Di GPlus.. Heheee.. :)

      Hapus
    2. Maksudnya,, Baru Ngeliat Posting Mu Yang Kamu Share Di GPlus..
      Ya Udah,, Karena Penasaran Di Baca Aja Deh.. :) Heheee

      Hapus
  3. sok suiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittt hahahaa.. :P

    BalasHapus