,,,sambungan,,,
Sesampai di RS, dia langsung menerobos banyak
orang untuk menghampiriku.
“aku
disini beb,,,,” ucapnya dengan suara serak bercampur bahagia. Tetapi yang ditemuinya
masih bermain dengan alam mimpinya.
Malamnya, pukul 23.09 wib, aku kembali mengigo
memanggil Icanth dengan mengeluarkan air mata. Anthony yang kuberi nama Icanth
langsung menghampiriku.
Melihatnya, mama dan mamanya mengusap pundaknya
memberi dia semangat.
Paginya, pukul 01.29 wib, aku mengigo lagi
memangil dia.
Anthony yang tak bisa menutup matanya langsung
menjawab panggilannku. Meski jawaban itu tak berespon.
“aku
disini hasian, bangunlah aku tak ingin kehilanganmu!” ucapnya sambil menagis.
“Vayta,,, jangan siksa aku dengan begini. Tuhan bangunkan dia untuk kucintai.
Aku sayang dia. Bangulah sayang,,,,,,” lanjutnya.
Tetapi aku masih terlelap dan terlelap.
Terjebak dalam mimpi panjang yang tak ku tahu sampai kapan akan usai.
Paginya, pukul 04.16 wib, aku pun terbangun
dari mimpi panjang yang melelahkan itu. Ku dapati Anthony sedang mengengam
tanganku.Dan saat ku tarik tanganku, dia pun terbangun.
“Vayta,,,,,,!!!!”
ucapnya tak percaya.
Aku hanya tersenyum, dia semakin bingung tak
percaya dengan apa yang dilihatnya. Untuk menyakinkan apa yang dilihatnya, di
membangunkan mama dan mamanya.
“ma,,,
mama apakah aku sedang bermimpi?” tanyanya pada mamanya.
“ada
apa nak?” Tanya mamanya heran.
“nantulang,,
aku tidak bermimpi kan…!!!!”
“tidak
nak,,” jawab mama
“Vayta
ma, nantulang!”
Mama langsung menghampiriku, dan yang lain pada
bangun.
Mereka menangis terharu melihat aku sudah
terbagun. Dan beberapa menit kemudian dokter datang memeriksa keadaanku. Anthony langsung menelfon Fizu kawan-kawannya,
setelah dokter menyarankan aku untuk istirahat lagi.
Esok paginya Fizu dan Atha datang ke RS.Dan
dokter menyarankan kalau besoknya aku sudah bisa pulang berhubung lukaku tidak
ada yang serius.
Sorenya, setelah para pengunjung dan wartawan
pada pulang, papa Agus pun menceritakan semuanya.
Agus, putranya meninggal, karena livernya kambuh. Dia
menitipkan kotak dan sebuah surat untukku dan Anthony. Dan papa Agus
menyerahkannya padaku.
Ku buka dan ku baca isi surat itu dengan
linangan air mata.
Vayta ,,, ku tahu ini sangat
berat bagimu. Maafkan aku Vay,,,, jujur aku tak pernah membencimu ataupun marah
padamu selama ini. Aku sayang padamu Vay,,, sejak pertama kali aku mengenalmu.
Aku amat bahagia ketika keluargaku
mengetahui aku sayang padamu. Apalagi sewaktu kamu bilang kamu sayang padaku.
Sebenarnya aku ingin sekali
mengatakan aku juga menyayangimu, tetapi aku tak berani menentang jarak
diantara kita. Kau jauh dan aku tak ingin jauh darimu.
Vay,,, aku amat senang ketika
kamu datang ke Poltabes, meski waktu itu aku kalah tes, tetapi kebahagiaanku
adalah dirimu. Semangatku adalah dirimu.
Vay,,, aku juga amat bahagia
ketika keluargamu tidak melarangku sayang padamu. Dan aku masih ingat perkataan
nantulang waktu itu, aku harus jadi anak yang berhasil.
Vay,,, makasih juga buat
kebaikan, ketulusan, bahkan pengorbananmu untukku. Dan aku juga berterimakasih
atas kehadiranmu saat ultahku yang ke-17. Aku tahu kamu adalah yang abadi dihatiku.
Vay,,, maafkan aku atas kesalahanku
telah pergi dengan yang lain. Aku benar-benar cemburu melihatmu dengan yang
lain. Dan maafkan juga dengan semua perkataan mama yang telah membuatmu
tersinggung.
Dan ampuni aku untuk semua air
matamu yang mengalir karenaku.
Vay,,, Anthony adalah orang yang
benar-benar sayang kamu, aku salut padanya. Aku tahu dia tak akan
mengecewakanmu seperti aku,,
Berbahagialah dengannya Vay, aku tak
bisa bersama kalian, melihatmu tersenyum bahagia selamanya
Vay,,, aku tahu, kamu lagi sakit,
cepat berobat hasian ni si Anthony, disini ada cek, gunakan untuk biaya
berobatmu.
Anthony,,, aku tahu kamu sayang
dia dik,,, jagalah dia, jangan pernah membuatnya kecewa okey,,,
Aku tahu dari perjumpaan kita,
dua minggu lalu. Mungkin kamu tak menyangka kalau kita mencintai wanita yang
sama. Dan kamu juga ngak menyangka kan, mengapa kamu bisa seterbuka itu kepadaku. Mungkin itulah rencana Tuhan itu dik. Dan aku benar-benar cemburu padamu dik.
Aku juga amat menyesal, pernah membuatnya bersedih,,,
Dik,,, jaga dia baik-baik
yahhh,,,,
Oh yeahhh,,,, nanti tolong kalian
tanamkan pohon cemara di samping makamku.
Semoga kalian bahagia. Tuhan
beserta kalian.
I love U, Vayta,, you always in my heart,,
Agus Frans
Air mataku mengalir membaca isi suratnya itu,
begitu juga dengan Anthony. Ku usap air matanya dan dia pun langsung memelukku
amat erat.
Dua hari kemudian kami pulang ke kampungku,
sekalian ziarah ke makamnya.Tetapi sebelumnya Anthony minta izin pada mamanya
dan merestuinya.
Esoknya, kami ziarah ke makamnya.
Disana kami temukan segunduk tanah yang masih
basah. Dan disana juga ku temukan sebuah batu nisan bertuliskan AGUS FRANS.
Tubuhku lemah tak berdaya menemukan kenyataan yang tak pernah ku bayangkan
sebelumnya. Rasanya mimpi itu teramat berat ku terima. Ternyata kami sudah
berbeda, jauh,,, amat jauh berbeda.
Usai berdoa, kami pun menanamkan pohon cemara
didekat makamnya. Saat menanamkannya ku bisikkan kata-kata penguat hati melepas
kepergiannya.
“Gus,,,tenanglah
disana, aku sudah bahagia dengannya” ucapku lesu.
“bang,,,
aku akan menjaga Vayta untuk cinta kita padanya,,, tenanglah abang disana,,,”
Ku peluk Anthony di depan makamnya, ku terisak
menahan sesak hatiku. Karena jerit hatiku melumpuhkan ragaku.
Ohh,,, cinta, cinta, cinta,,,,,
Sebenarnya ada berapa orang cinta sejati itu???
Aghhh,,,, kau dan dia hanya ada dalam satu cinta
di hati ini,,, ini takdir,,, dan tak mungkin kita elak.
Selamat tinggal Agus, kita telah berbeda,
terimakasih untuk semua pelangi yang
pernah kau lukis di hatiku.
Cerita tentangmu akan selalu pengiring cinta
nyata itu, cinta aku dan Anthony, orang yang telah kau pilih tuk menitipkan
cintamu untukku.
THE END


Sambungan dari yang mana nya nih kak..??
BalasHapusSaya punya usulan satu nih kak..
Di ganti dong warna background post auter nya.. Soalnya susah ngebaca nya ni kak.. Hehee.. Peace..
Kijimuna Thakeru
sebelum ini sudah ada yg di tampilkan bg,,,
Hapusokey mksih atas sarannya, saya akan mengganti backgroundnya..
Owh Gitu Ya.. Berarti Dah Telat Saya Bacanya Ya.. Hhmm..
Hapus:)
Heheheee..
Iya Deh,, Sama-Sama..
iya,, abg tuh ga liat ^ ^
BalasHapusOwh,, Bukannya Gitu,, Tapi Saya Juga Baru Nemuin Kamu Share Post Di GPlus.. Heheee.. :)
Hapusmksud na apo bg??
HapusMaksudnya,, Baru Ngeliat Posting Mu Yang Kamu Share Di GPlus..
HapusYa Udah,, Karena Penasaran Di Baca Aja Deh.. :) Heheee
oh gtu yah bg... :)
Hapushehehehe
sok suiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittt hahahaa.. :P
BalasHapusapa na sok suit??? :/
Hapus